Kuku yang rentan terkelupas dan patah akan berdampak pada rusaknya ikatan keratin yang memberikan ketahanan dan kekuatan kuku. Hal ini merupakan hal yang normal, dan dapat disebabkan oleh aktivitas sehari-hari seperti mencuci tangan, mandi, bersih-bersih, dan pekerjaan lainnya. Atau bisa jadi karena penggunaan dan/atau pelepasan kuku palsu dan cat kuku yang salah. Tentu saja, kita bisa mencegah masalah sebelum kuku benar-benar rusak.
Terkadang, kuku yang rusak dapat mengindikasikan kekurangan nutrisi atau masalah kesehatan, jadi jika masalah ini terus berlanjut atau curigailah jika ada penyebab lain dari masalah ini. Begini gejala kuku jari lemah atau rusak:
- Kuku lemah, tipis, dan terkelupas sehingga mudah patah
- Tonjolan di permukaan kuku
- Kuku tampak buram dan dehidrasi
Beberapa tips di bawah ini akan mencegah kamu dari merusak kuku!
A. Hindari Berendam di Air
Untuk mengikuti tips di atas, hindari merendam kuku di dalam air. Air mengeringkan dan merusak kuku. Jika ingin mandi air panas, kenakan cat kuku (lapisan dasar cat kuku bening juga bisa digunakan) atau jauhkan tangan dari air. Jika sering berenang, jagalah kebersihan kuku kamu dan konsisten dalam menggunakan perawatan kuku.
B. Gunakan Penghapus Cat Kuku yang Efektif
Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, tetapi lebih baik kamu menggunakan penghapus cat kuku yang kuat daripada yang lembut. Aseton mungkin untuk beberapa orang tidak begitu cocok, begitu pula alternatif lainnya. Setidaknya jika kamu menggunakan aseton, kamu bisa menghilangkan cat kuku dengan cepat hanya dengan sedikit perendaman dan penggosokan. Kemudian kamu bisa mencuci tangan dan menerapkan perawatan pelembab. Dengan penghapus cat kuku seperti aseton, bahan kimia harus bertahan lebih lama di kuku kamu, dan kamu perlu menggosok cat kuku lebih lama dan lebih keras untuk menghilangkannya. Kombinasi tersebut dapat merusak kuku kamu.
C. Hati-hati Dalam Menggunakan Buffer
Menggosok kuku sebelum manikur membantu menghilangkan minyak alami yang dapat merusak manikur. Menggosok kuku hingga bersinar juga merupakan alternatif alami selain manikur. Namun saat kamu memoles kuku, kamu juga menghilangkan sebagian kuku kamu. Jika kamu melakukan ini terlalu sering, kuku kamu akan rusak. Batasi penggosokan dengan menggunakan buffer kamu menjadi seminggu sekali, dan konsistenlah dalam menggunakan minyak untuk melembabkan kuku kamu.
D. Gunakan Krim atau Minyak Kutikula
Salah satu cara termudah untuk memperbaiki kuku yang rusak adalah dengan mengoleskan minyak kutikula, diikuti dengan krim tangan. Minyak kutikula memberikan vitamin dan nutrisi; krim akan mengunci kelembaban. Hilangnya kelembaban adalah gejala umum kerusakan kuku gel. Setiap tetes melembutkan kutikula dengan jojoba dan minyak kelapa sekaligus melindunginya dengan vitamin E. Luangkan waktu satu menit penuh untuk memijat minyak ke dalam kutikula. Lebih sedikit lebih baik saat mengoleskan minyak kutikula. Dan jangan mencuci tangan selama 20 menit setelah mengoleskan minyak kutikula untuk memungkinkan penyerapan.

E. Pakai Pelembab dengan Kandungan Hyaluronic Acid
Minyak kutikula mungkin memiliki kelebihan, tetapi seringkali memberikan hasil yang berminyak. Jika sidik jari yang berminyak membuat kamu tidak bisa memanjakan kuku kamu, pertimbangkan pelembab hyaluronic acid sebagai gantinya. Pahlawan perawatan kulit ini menawarkan kekuatan super menghidrasi yang sama pada kutikula dan bantalan kuku yang kering seperti halnya pada wajah.

(beli pelembab dengan 5x hyaluronic acid disini)
F. Gunakan Perawatan Keratin
Kamu mungkin mengira perawatan keratin hanya untuk rambut, tetapi kamu juga bisa menggunakannya untuk kuku, terutama setelah menghilangkan cat akrilik atau gel. Keratin adalah protein alami yang membentuk bahan penyusun kulit, rambut, dan kuku kita. Perawatan keratin dapat membantu memperkuat kuku dan membantu mencegah kuku terkelupas, pecah, atau patah. Menggunakan penguat kuku yang diperkaya protein dan lapisan atas yang dirancang untuk memperkuat kuku akan mendorong pertumbuhan kuku yang sehat.
G. Kenakan Cat Kuku
Percaya atau tidak, cat kuku sebenarnya melindungi kuku kamu! Gagasan bahwa kuku kamu perlu “bernafas” hanyalah sebuah mitos (artikel lengkapnya bisa dibaca disini). Air dapat mengeringkan kuku, jadi penggunaan cat kuku akan melindungi kuku kamu saat mandi atau mencuci tangan.
H. Kenakan Sarung Tangan
Jika kamu sedang tidak memakai cat kuku di luar acara-acara khusus, maka kamu perlu memakai sarung tangan. Sarung tangan melindungi tangan kamu dari efek pengeringan air dan efek berbahaya bahan kimia saat melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci piring atau membersihkan permukaan. Kamu juga bisa mengenakan sarung tangan katun saat menerapkan perawatan pelembab.
I. Jangan Perlakukan Kuku kamu Seperti Alat
Meskipun kuku yang panjang dan indah menyenangkan untuk ditaruh di atas meja dan bis kamu pamerkan kemanapun, kamu sebaiknya menghindari menggunakannya hanya untuk membuka apa pun—yang dapat menyebabkan kerusakan pada dasar kuku dan area sekitarnya, termasuk kutikula. Hindari menggunakan ujung kuku sebagai alat.
Jika kamu membutuhkan peralatan dan perlengkapan nail art yang berkualitas dengan lisensi BPOM resmi, kamu dapat datang langsung ke toko kami. Hubungi admin toko untuk bertanya tentang ketersediaan produk. Atau jika kamu mau kembangkan bakatmu sebagai nail artist yang profesional, kamu bisa daftarkan diri kamu ke JS Nail Academy.
