Betulkah kuku bernapas? Kuku terbuat dari keratin, sejenis protein yang membentuk sel-sel penyusun jaringan pada kuku. Semua nutrisi untuk kuku berasal dari aliran darah kamu dan bukan dari udara atau apa pun dari lingkungan.
Meskipun niat beberapa orang mungkin terdengar baik, menasihati supaya kuku bernafas sebetulnya terdengar masuk akal. Tapi sebetulnya kuku tidak memiliki paru-paru, sehingga secara teknis kuku tidak bernafas. Dalam hal ini, kuku sama seperti rambut. Jadi tidak, kuku tidak perlu bernafas. Kuku terbuat dari protein yang disebut keratin, yang merupakan bahan mati. Berbeda dengan kulit manusia, kuku tidak memiliki pembuluh darah atau sel yang membutuhkan oksigen untuk bernafas. Kuku menerima nutrisi dan oksigen dari suplai darah ke matriks kuku, area di dasar kuku tempat sel-sel kuku baru diproduksi.
Setelah sel-sel kuku terbentuk, sel-sel tersebut terdorong ke depan dan mengeras seiring pertumbuhannya, sehingga menciptakan bagian kuku yang terlihat. Jadi, meskipun kuku terhubung dengan aliran darah, kuku tidak memerlukan paparan langsung ke udara untuk bertahan hidup atau tumbuh. Pembuluh darah memberikan oksigen dan nutrisi ke tangan, jari, dan kuku melalui jutaan pembuluh darah kecil. Pembuluh darah membawa limbah dan karbon dioksida keluar. Proses rumit inilah yang memberi nutrisi pada matriks, sehingga matriks tersebut dapat menghasilkan sel-sel kuku yang sehat.
Sel-sel kuku yang sehat ini membentuk jaringan lunak di sekitar lempeng kuku, eponikium, lipatan lateral, hiponikium, epitel dasar, dll. Ini semua adalah jaringan hidup. Dasar kuku juga merupakan jaringan hidup yang terdiri dari lapisan dermal dan epidermis. Lapisan atas mirip dengan jenis kulit yang ditemukan di bagian dalam mulut kamu. Ini juga merupakan lapisan yang menempel pada bagian bawah lempeng kuku alami.
Meskipun kuku tidak bernafas, lempeng kuku memiliki keropos. Jadi, jika kamu melihat cat kuku yang “dapat bernapas” (atau breathable), bukan berarti cat kuku tersebut memungkinkan kuku untuk bernapas, melainkan berarti cat kuku tersebut membiarkan air dan oksigen melewati cat kuku untuk mencapai permukaan kuku.
Dengan begitu, kelembapan akan mengalir melalui lapisan cat kuku, yang melindungi manicure agar tidak basah terkena air saat mandi, mencuci piring, atau berenang. Cat kuku yang tahan lebih lama adalah kebahagiaan para nailist dan customernya. Tapi cat kuku yang menyerap keringat jelas lebih sehat karena tidak mengandung semua bahan beracun yang berbahaya, sehingga tidak menyebabkan pengelupasan atau perubahan warna. Produk jenis ini juga sering kali diperkaya dengan berbagai minyak dan bahan bergizi lainnya.
Jika kamu lebih menyukai gel atau akrilik, kamu mungkin sudah mengetahui penelitian terbaru yang menunjukkan potensi risiko radiasi akibat seringnya penggunaan lampu kuku UV, namun sebagian besar pakar kulit dan kuku mengatakan tidak perlu khawatir jika itu adalah bagian dari rutinitasmu. Tingkat paparan sinar UV yang sebenarnya diterima sangat minim. Namun, untuk amannya, kamu disarankan untuk memakai sarung tangan pelindung UV, yang akan membantu menghalangi tangan dari sinar UV.
Selain itu, para nailist profesional setuju bahwa dalam menghapus kutek gel dan akrilik, menghapusnya dengan orang yang sudah terlatih dan profesional sangatlah penting, karena para profesional salon yang terlatih akan menghapus gel dan akrilik dengan baik sehingga akan mengurangi risiko kerusakan permukaan kuku.

Jika ingin kukumu beristirahat
Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk merawat kuku dan mengembalikan kilaunya, saat kamu sedang tidak ingin melakukan manicure.
- Jangan mencabut atau menggigit kuku karena dapat menyebabkan infeksi dan memperburuk tampilan kuku.
- Gunakan sarung tangan saat mencuci piring karena air adalah salah satu penyebab utamanya.
- Gunakan lotion atau krim tangan beberapa kali sehari dan setiap kali setelah mencuci tangan.
- Jangan gunakan kuku sebagai alat pembuka sesuatu, misalnya membuka kaleng minum.
- Potong kuku secara teratur dan pertahankan agar tetap pendek untuk meminimalkan risiko cedera atau terkelupas.
- Makan makanan sehat dengan banyak buah dan sayuran dan konsumsi suplemen seperti Biotin dan vitamin B. Konsultasikan dengan dokter sebelum kamu melakukannya.
- Jagalah kutikula tetap terhidrasi dengan minyak kutikula untuk mencegah dehidrasi.
Jika kamu mau informasi lebih lanjut mengenai anatomi kuku, manicure atau pun desain nail art yang sedang trendy. Kamu bisa daftarkan diri kamu ke JS Nail Academy dan kamu bisa mendapatkan benefit lain seperti sertifikat, konsultasi gratis, dll. Atau jika kamu merasa kamu membutuhkan alat bahan yang premium dengan kualitas bagus kamu juga bisa lihat produk-produk JS lewat e-commerce kami.
