Sanitasi, Desinfeksi dan Sterilisasi Mana Yang Tepat Untuk Salon/Studio Nail Kalian?

Sterilisasi

Salon kuku dan kecantikan selalu berhubungan dengan banyak orang setiap harinya. Ini bisa menjadi kesalahan yang berbahaya jika membingungkan dan salah dalam menggunakan metode sanitasi, disinfeksi, dan sterilisasi yang tidak efektif. Sayangnya karena kurangnya pembelajaran hal ini lumrah terjadi di salon atau studio nail art.

Orang-orang datang untuk merawat kuku mereka, dan terkadang kita bisa lupa seberapa bersih kita menjaga kebersihan tempat-tempat untuk mereka. Tahukah kamu bahwa hal ini justru dapat merusak peralatan dan perlengkapan salonmu? Untuk menghindari kelalaian yang membahayakan, penting bagi salon atau studio owner dan bahkan terapis untuk memahami dan menggunakan metode yang tepat guna memastikan kebersihan dan keamanan.

Professional nail artist dapat secara tidak sengaja menularkan infeksi melalui kontak dengan peralatan, tangan, atau udara. Hal ini dapat sangat berbahaya bagi klien yang menjalani kemoterapi atau mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Menjaga kebersihan pribadi, mengenakan pakaian yang sesuai, dan menjaga kebersihan tempat kerja sangat penting untuk mengurangi risiko ini.

Sanitasi (Cleaning)

Sanitasi melibatkan pembuangan bahan organik secara fisik untuk mengurangi keberadaan bakteri dan virus. Proses ini penting sebelum beralih ke desinfeksi atau sterilisasi, karena kotoran yang tertinggal pada peralatan dapat mengganggu efektivitas langkah desinfeksi atau sterilisasi berikutnya. Metode sanitasi meliputi mencuci tangan, menggunakan semprotan atau tisu basah beralkohol, mencuci peralatan dengan air sabun hangat, dan menggunakan semprotan antibakteri dan pembersih.

Pelanggan dan terapis harus mencuci tangan dengan sabun cair sebelum memulai manicure. Hand sanitizer merupakan cadangan yang baik saat sabun dan air tidak tersedia. Penting untuk diingat bahwa meskipun kamu menggunakannya, gel pembersih tangan tidak boleh berfungsi sebagai pengganti praktik kebersihan yang tepat seperti mencuci tangan dengan sabun dan air.

sterlisasi

Sangat penting untuk membersihkan peralatan dan perlengkapan kuku hingga bahkan kikirannya di antara setiap penggunaan. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan lebih dari satu set peralatan, sehingga kamu ataupun terapis di salonmu tidak kehabisan alat bahan ketika klien lain datang, sementara alatnya sedang dibersihkan. Kotoran harus dibersihkan dari kikiran dengan sikat kawat lalu dibersihkan dengan air hangat untuk menghilangkan kotoran lebih lanjut. Peralatan kuku logam seperti pendorong, kuret, penjepit, dan gunting harus dibersihkan dengan air sabun hangat dengan sikat pembersih yang kaku untuk menghilangkan kotoran dan memastikan sanitasi menyeluruh. Saat membersihkan peralatan seperti cuticle dan scissors nipper, penting untuk diingat bahwa debu dan kotoran akan menumpuk di antara engsel, jadi sangat penting untuk membuka sepenuhnya.

Desinfeksi

Desinfeksi merupakan proses atau tindakan menghancurkan mikroorganisme patogen dan menghilangkan sebagian besar virus, spora, dan jamur yang ada di permukaan. Desinfektan bekerja dengan menghancurkan dinding sel mikroorganisme atau mengganggu penyerapannya. Desinfeksi tidak serta merta membunuh semua mikroorganisme, terutama spora bakteri yang resisten; tindakan ini kurang efektif dibandingkan sterilisasi.

Peralatan harus terendam seluruhnya dalam larutan desinfektan, sebaiknya gunakan baki daripada toples untuk memastikan desinfeksi yang tepat. Jika kamu menggunakan toples, letakkan kapas di bagian bawah untuk mencegah peralatan menjadi tumpul. Sangat penting untuk mendesinfeksi semua bagian peralatan, jadi kamu mungkin perlu melakukan proses ini dua kali dengan membalikkan peralatan. Metode desinfeksi dengan tingkat rumah sakit dan sudah disetujui brandnya seperti Barbicide. 

Kapan Harus Mencuci dan Mendesinfeksi Tangan?

Sebelum setiap perawatan, bahkan jika kulit klien masih utuh. Saat melakukan prosedur yang melibatkan kerusakan penghalang kulit. Setelah melepas sarung tangan, melakukan kontak fisik dengan kulit yang terluka, atau sebelum dan sesudah memeriksa kaki atau tangan.

Sterilisasi

Metode ini membunuh semua organisme, termasuk spora, sehingga menjamin tingkat kebersihan tertinggi. Meskipun organisme dan racun yang mati mungkin masih ada, tetapi risiko infeksi dapat dihilangkan. Hal ini khususnya diperlukan untuk peralatan logam seperti pusher, scissor, dan nipper.

Metode sterilisasi meliputi penggunaan autoklaf, sterilisator UV, dan peralatan lain yang disetujui rumah sakit. Sangat penting untuk membeli solusi sterilisasi dari produsen atau supplier yang memiliki reputasi baik untuk menjamin efektivitasnya. Peralatan berwarna atau bit e-file memiliki lapisan yang dapat memudar atau berubah warna jika digunakan berulang kali dalam autoklaf.

Penting bagi kita untuk menjaga permukaan yang sering disentuh seperti toilet, papan ketik komputer, dan kursi. Barang-barang ini memiliki hubungan langsung dengan kesehatan kita dengan memastikannya bersih dari kuman yang dapat menyebabkan penyakit atau infeksi. Sebaiknya kamu sebagai salon/studio owner mengidentifikasi dan mencatat apa saja yang perlu dibersihkan, disinfeksi, dan disterilkan untuk menjaga keselamatan timmu. Pastikan semua anggota dengan kompetensi yang tepat dapat berhasil dalam pekerjaan mereka dengan memberikan instruksi tentang cara melakukannya dengan benar!

Mematuhi panduan produsen sangat penting untuk keberhasilan dan keawetan peralatanmu. Petunjuk yang tepat ini disusun dengan cermat karena suatu alasan. Petunjuk ini mengikuti penelitian, uji coba, dan pengujian produsen yang komprehensif untuk menjamin penggunaan dan perawatan yang tepat untuk produk tersebut. Ini termasuk lamanya waktu alat direndam dalam larutan desinfektan. 

Penting untuk menyadari bahwa bukan larutan atau alat itu sendiri yang menyebabkan kerusakan dini; melainkan penggunaan yang tidak tepat. Banyak teknisi memiliki kebiasaan membiarkan alat terendam dalam cairan pembersih terus-menerus, yang bertentangan dengan petunjuk dan saran produsen. Sekali lagi, petunjuk ini dibuat untuk mencegah masalah, dan jika tidak mematuhinya, masalah akan muncul!

Jika kalian ingin belajar atau mempelajari lebih dalam mengenai sterilisasi dan desinfektasi, kalian bisa mempelajarinya lewat kelas di JS Nail Academy. Dua kelas yang akan membahas seputar topik ini ialah kelas Basic Manicure Gel dan SpeedPro Machine Manicure. Kalian bisa mendaftarkan diri kalian atau bahkan terapis salon kalian melalui no. Whatsapp 08777-685-4744


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *