Bagaimana Memilih Bentuk Kuku Yang Tepat dan Menjaganya Agar Tetap Sempurna

bentuk

Tanganmu bisa terlihat sangat berbeda tergantung pada cara kamu membentuk kuku dan cara mengaplikasikan kutek gel. Seperti berpakaian sesuai bentuk tubuh, yang terpenting adalah proporsi. Untungnya, bentuk kuku dan jari tidak berbeda jauh dengan bentuk tubuh, hanya ada dua variabel yang terlibat: panjang dan lebar. Kedua ukuran ini proporsional karena perubahan yang satu akan mempengaruhi penampilan yang lain.

Saat memilih bentuk kuku, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: lebar alami kuku, panjang kuku, dan gayamu. Jika kamu tidak yakin harus mulai dari mana, pilihlah yang paling mirip dengan bentuk kutikula. Bagaimana melihatnya? Yaitu: jika kamu memiliki kutikula lurus, pilihlah bentuk persegi. Trik ini akan memberi kuku yang paling seimbang dan kokoh, namun jangan merasa terbatas hanya pada metode ini. Ada banyak bentuk yang sesuai dengan setiap gaya dan jenis kuku! 

Kuku harus selalu lebih panjang daripada lebarnya. Semakin pendek atau tebal jarimu, semakin panjang pula kuku. Ini pada dasarnya merupakan teori dari semakin panjang kuku, semakin tipis pula jarimu akan terlihat. Jari-jari yang relatif ramping terlihat bagus selama kukunya sedikit lebih panjang daripada lebarnya, namun jika benar-benar ingin memanjangkan jari-jarimu, cobalah bereksperimen dengan kuku yang lebih panjang. Jelas, ada batas atas dan kuku super panjang tidak cantik, juga tidak praktis, tetapi tambahan beberapa milimeter saja sudah membuat perbedaan besar.

bentuk

Lalu, apa saja bentuk kuku dan mana salah satunya yang mungkin cocok jika dipasangkan dengan jarimu, berikut beberapa yang bisa kamu ketahui;

  1. Round nails: kuku round adalah kuku yang paling natural dan juga paling mudah untuk dibentuk. Perawatannya pun gampang dan tidak banyak membutuhkan ‘tenaga’ seperti pergi ke nail salon atau studio. Bentuk kuku ini bisa direkomendasikan untuk semua orang. Tapi jika kukumu terlalu pendek kamu bisa memilih bentuk squoval.
  2. Squoval nails: adalah kombinasi dari square dan oval. Kuku squoval rata di bagian atasnya tapi sedikit melengkung/membulat pada bagian samping kuku. Bentuk ini juga terlihat sangat natural, tapi juga menunjukkan sedikit fashion. Cocok untuk berapapun panjang maupun lebar jarimu. Apalagi jika kamu sedang menginginkan kuku yang panjangnya medium (tidak panjang dan tidak juga pendek)
  3. Square nails: mereka yang memakai kuku persegi sering kali menyadari bahwa kuku mereka lebih tahan terhadap benturan dan tekanan daripada kuku yang melengkung atau bulat. Mereka terutama bagus untuk kuku yang sangat pendek. Jika kamu memiliki nail plate yang sangat lebar, kamu mungkin ingin memilih versi kuku persegi yang lebih ramping, seperti squoval atau bahkan ballerina.
  4. Oval nails: anggaplah kuku oval sebagai kuku bulat yang elegan. Kelengkungannya bertahap dan sedikit lebih dramatis, untuk membuat kuku oval, kamu memerlukan sedikit panjang atau kuku yang telah tumbuh melampaui ujung jari. Ini terlihat paling baik pada kuku yang memiliki kutikula bulat. Dan akan menciptakan kuku dengan versi oval yang sebenarnya. 
  5. Ballerina nails: jika mengkombinasikan kuku persegi dan oval akan menjadi ‘squoval’, maka kolaborasi dari kuku square dan almond akan menjadi ‘ballerina’. Terinspirasi dari ujung sepatu balet yang ramping, kuku ini merupakan opsi untuk kamu yang menyukai kuku yang panjang dan kekinian. Karena ini bentuk yang panjang jadi tentu saja sebelum di file, jadi disarankan untuk memulai dengan kuku medium hingga panjang.
  6. Almond nails: Almond juga merupakan salah satu bentuk yang kekinian dan hiper-feminin. Sangat bagus untuk meningkatkan kesan drama pada kuku, seperti sepatu hak tinggi yang runcing. Dan paling berhasil pada kuku yang panjang dan lebar (kuku sempit cenderung terlihat seperti cakar) karena almond memiliki kontur yang tidak wajar. Penting untuk diingat bahwa mereka lebih rentan pecah atau retak. Dianjurkan untuk memakai lapisan yang kuat seperti gel atau akrilik atau memakai lapisan dasar yang menguatkan seperti base coat.

Bentuk kuku apa saja yang memerlukan perawatan minimal? Kebanyakan orang ingin menghindari patahnya kuku atau merusak design akibat pekerjaan langsung, baik di rumah, di kantor, atau di gym. Memilih panjang kuku sama pentingnya dengan memilih gaya hidupmu yang tepat. 

Semakin panjang kuku, semakin besar kemungkinannya patah atau robek. Mengoleskan kutek gel dapat membantu memperkuat kuku, melindunginya dari kekuatan luar sekaligus memberikan kesempatan pada kuku alami di bawahnya untuk tumbuh. Menyembuhkan kuku di sela-sela lapisan gel dengan lampu kuku UV/LED akan lebih memperkuat dan melindungi kuku. Beberapa bentuk kuku lebih kuat dari yang lain dan bisa bertahan lebih lama. 

Tepi yang lebih lebar dalam bentuk persegi atau yang tampak alami memberikan lebih banyak dukungan pada kuku, dan kuku yang membulat menciptakan tepi yang lebih lembut sehingga kecil kemungkinannya tergores dan robek saat melakukan tugas sehari-hari. Dengan kutek gel, lapisan dasar seperti base coat, dan proses pengawetan yang tepat di bawah lampu kuku UV/LED, stabilitas dan kekuatan kuku akan dapat lebih baik.

Dan yapp!! Bentuk kuku yang mudah dirawat seringkali lebih pendek, lebar, tanpa ujung sempit seperti square nails atau round nails. Memiliki titik yang lebih panjang atau sempit meningkatkan kemungkinan kukumu tersangkut sesuatu dan mematahkannya.

Jika kamu ingin belajar bagaimana cara membentuk kuku yang benar dan merawatnya secara tepat, kamu bisa daftarkan dirimu atau therapist salonmu untuk belajar di JS Nail Academy. Pendaftaran dibuka setiap bulan, namun jadwal bisa dicocokkan secara bersamaan dengan jadwal educator. Atau jika kamu sudah paham mengenai nail art dan ingin berbelanja peralatan dan perlengkapan nail art secara lengkap dan high quality, kamu bisa segera cek e-commerce kami baik melalui Shopee ataupun Tokopedia.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *